Kata Pengantar
Rasa syukur patut
saya panjatkan atas kehadirat Allah S.W.T yang telah mengijinkan saya dan
memberi nikmat kemudahan kepada saya dalam menyusun dan menulis
makalah Ilmu sosial dasar yang berjudul sosial dasar sebagai mata kuliah umum.
Hal yang paling
mendasar yang membuat saya ingin menyusun makalah ini adalah tugas dari mata
kuliah softskill, untuk mencapai nilai yang memenuhi syarat perkuliahan.
Pada kesempatan
kali ini saya mengucapkan banyak terima kasih yang tak terhingga atas bimbingan
dosen dan semua sumber sehingga makalah ini dapat saya selesaikan dengan baik,
bila ada kekurangan dalam makalah kali ini saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.
BAB 1
a. Pendahuluan
Ilmu Budaya Dasar
(IBD) sebagai mata kuliah dasar umum (MKDU), diberikan kepada mahasiswa di
seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta, bertujuan untuk mengembangkan daya
tangkap, persepsi, penalaran, dan apresiasi mahasiswa terhadap lingkungan
budaya. Ada dua hal yang menyebabkan pentingnya pembahasan materi itu, yaitu.
Pertama, tema-tema IBD merupakan tema-tema
inti permasalahan dasar manusia yang dialami dan dihadapi dalam kehidupan
sehari-hari, seperti tema-tema yang telah disusun oleh Konsorsium Antar Bidang
yang meliputi cinta kasih, keindahan, penderitaan, keadilan, pandangan hidup,
tanggung jawab, kegelisahan, dan harapan.
Kedua, pada saat ini, terdapat kecenderungan bahwa ilmu atau ilmuwan sering
mengabaikan sikap dan perilaku moral. Banyak di antara ilmuwan yang menganggap
bahwa aspek moral itu tidak penting. Menurutnya, aspek yang lebih penting
daripada moral dalam suatu ilmu adalah ontologis dan epistemologis. Apabila hal
itu yang terjadi, maka ia akan mengabaikan unsur manusiawinya, kurang
berbudaya, dan tidak peka terhadap permasalahan moral. Untuk mengantisipasi
hal itu, setiap sarjana dirasa perlu memahami aspek budaya.
Penyusunan buku ini disiapkan dalam beberapa aspek pokok.Mengingat tema IBD
sangat luas, maka pembahasannya dilakukan dengan pendekatan multidisiplin ilmu
pengetahuan, seperti budaya, filsafat, etika, dan agama. Mengingat begitu
luasnya wawasan tema IBD. Dalam buku ini juga dilampirkan tulisan-tulisan
ilmuwan yang berkiprah dalam masalah humaniora. Tulisan-tulisan itu bertujuan
untuk pendalaman materi pokok IBD melalui pengembangan daya imajinasi dan
apresiasi mahasiswa.
b.Latar belakang Ilmu Sosial Budaya Dasar
Latar belakang ilmu budaya dasar dalam konteks budaya, negara, dan
masyarakat Indonesia berkaitan dengan permasalahan sebagai berikut:
1. Kenyataan bahwa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa, dan segala
keanekaragaman budaya yang tercermin dalam berbagai aspek kebudayaannya, yang
biasanya tidak lepas dari ikatan-ikatan (primodial) kesukuan dan kedaerahan.
2. Proses pembangunan dampak positif dan negatif berupa terjadinya
perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental
manusiapun terkena pengaruhnya. Akibat lebih jauh dari pembenturan nilai budaya
ini akan timbul konflik dalam kehidupan.
3. Kemajuan ilmu pengetahuan dalam teknologi menimbulkan perubahan kondisi
kehidupan manusia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga
manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yang telah diciptakannya. Hal ini merupakan
akibat sifat ambivalen teknologi, yang disamping memiliki segi-segi positifnya,
juga memiliki segi negatif akibat dampak negatif teknologi, manusia kini
menjadi resah dan gelisah.
c. Pengertian Ilmu sosial Budaya Dasar
Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat
memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang
dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Berasal dari Bahasa Latin Humanus yang berarti manusia, berbudaya dan
halus. Diharapkan dengan mendapatkan materi Ilmu Budaya Dasar ini, mahasiswa
dapat mengetahuai hakikat-hakikat manusia lebih dalam yang tidak pernah
terlepas dengan kebudayaan.
d. Tujuan Ilmu Sosial Budaya Dasar
Penyajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar tidak lain merupakan usaha yang
diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang
konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan
kebudayaan. Dengan demikian jelaslah bahwa mata kuliah Ilmu Budaya Dasar tidak
dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam satu bidang keahlian yang termasuk
didalam pengetahuan budaya (the humanities). Akan tetapi Ilmu Budaya Dasar
semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan
cara memperluas wawasan pemikiran, serta kemampuan kritikalnya terhadap
nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun
yang menyangkut dirinya sendiri.
e. Definisi Ilmu sosial Budaya Dasar
- Ilmu Budaya Dasar, adalah pengetahuan yang dapat memberikan pengetahuan
dasar serta pengertian umum tentang konsep yang dikembangkan untuk mengkaji
masalah manusia dan kebudayaan.
- Ilmu Budaya Dasar, adalah pengetahuan tentang perilaku dasar - dasar dari
manusia.
- Ilmu Budaya Dasar, adalah ilmu gabungan, yang secara bersama atau sendiri
dapat dipakai sebagai alat untuk memecahkan masalah manusia sebagai makhluk
yang berbudaya, baik dalam kedudukannya sebagai makhluk individu, sosial,
maupun ciptaan Tuhan.
- Ilmu budaya dasar adalah suatu ilmu yang mempelajari dasar dasar
kebudayaan
- Secara umum pengertian kebudayaan adalah merupakan jalan atau arah
didalam bertindak dan berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani
maupun rohani.
Untuk mengetahui bahwa ilmu budaya dasar termasuk kelompok pengetahuan
budaya lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan:
Prof Dr.Harsya Bactiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan
dikelompokkan dalam tiga kelompok besar yaitu :
1. Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince ).
Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang
terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah.
Caranya ialah dengan menentukan hokum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan
itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini
kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil
penelitian 100:5 benar dan 100:5 salah.
2. Ilmu-ilmu sosial ( social scince ).
ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang
terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode
ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak
100 5 benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam
hubungan antara manusia initidak dapat berubah dari saat ke saat.
3. Pengetahuan budaya ( the humanities )
bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat
manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan
peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi
arti.
Pengetahuan budaya (the humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang
mencakup keahlian (disilpin) seni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi
lagi ke dalam berbagai hiding keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni
musik,dll. Sedangkan ilmu budaya dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang
diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang
konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan
kebudayaan. Dengan perkataan lain IBD menggunakan pengertian-pengertian yang
berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan
pemikiran serta kepekaan mahasiswa dalam mengkaji masalah masalah manusia dan
kebudayaan.
Menurut Edward Burnett Tylor, merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di
dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat
istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota
masyarakat.
Menurut seorang antropolog E.B.Taylor (1871), kebudayaan adalah kompleks
yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat
dan kemampuan-kemampuan lain serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh
manusia sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana
hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Kluckhonhn mengemukakan bahwa ada tujuh unsur kebudayaan universal, yaitu :
1. Sistem Religi (sistem kepercayaan)
2. Sistem organisasi kemasyarakatan
3. Sistem pengetahuan
4. Sistem mata pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi
5. Sistem Teknologi dan Peralatan
6. Bahasa dan
7. Kesenian
Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai
kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan
meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga
dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan
perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai
makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata,
misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial,
religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia
dalam melangsungkan.
f. Hubungan Ilmu Budaya Dasar Dalam Kehidupan Sehari-hari
- Ilmu budaya dasar dalam kehidupan kita sebagai seorang individu,
yaitu peran ilmu budaya dasar dalam hati kecil kita, pada saat kita dihadapkan
pada pilihan-pilihan yang sering kali membimbangkan kita. Ini sangat penting
dalam mengambil keputusan-keputusan dalam hidup kita.
- Ilmu budaya dasar dalam kehidupan berkeluarga, yaitu bagaimana ilmu budaya
dasar dapat mempengaruhi sikap kita terhadap anggota keluarga kita, bagaimana
kita seharusnya bersikap agar tidak mengecewakan keluarga, terutama orang tua
kita.
- Ilmu budaya dasar dalam kehidupan bermasyarakat, yaitu sejauh apa ilmu
budaya dasar dapat mempengaruhi sikap dan tata cara kita dalam bermasyarakat.
Bila kita sudah mempunyai dasar yang kuat, dapat diyakini bahwa kita akan dapat
membawa diri dalam masyarakat.
g. Fungsi ISBD
Memberikan
pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep konsep yang dikembangkan
untuk mengkaji gejala gejala social kebudayaan agar daya tanggap , persepsi,
dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan social budaya dapat
ditingkatkan sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungannya lebih besar.
h. Kesimpulan
-Pengertian
Ilmu Budaya Dasar adalah penciptaan, penertiban, dan pengolahan nilai-nilai
insani ; tercakup didalamnya usaha memanusiakan diri didalam alam lingkungan,
baik fisik maupun social.
-Tujuan
Ilmu Budaya Dasar adalah Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap
lingkungan budaya sehingga mereka akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan
lingkungan yang baru, terutama unyuk kepentingan profesi mereka.
-Ruanglingkup
Ilmu Budaya Dasar adalah Berbagai aspek kehidupan yang mengungkapkan
masalah-masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan
pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi keahlian. (disiplin)
didalam pengertian budaya, maupun gabungan berbagai disiplin dalam pengetahuan
budaya.
-Urgensi
Ilmu Budaya Dasar bagi Mahasiswa adalah karena ilmu ini memberi pandangan yang
luas terhadap masalah-masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya
kritis mereka tehadap persoalan-persoalan yang menyangakut kedua hal tersebut.
Juga mengusahakan agar para Mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa dan Negara
serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing, tidak jatuh kedalam sifat-sifat
kedaerahan dan pengotakan disiplin yang ketat.
“Kebudayaan
bukan semata-mata membicrakan mengenai kesastraan, musik, atau bidang-bidang
kesenian lainnya yang ada, melainkan sebuah harmonisasi norma-norma, kebiasaan
dan adat istiadat yang berlaku di masyarakat”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar